Sabtu, 20 Juni 2015

PATAH BESI DRAGON DENGAN PERNAFASAN TENAGA DALAM

Mematahkan besi dragon dengan pernafasan tenaga dalam
Dalam waktu yang tidak relatif lama memang berlatih pernafasan tenaga dalam sekarang ini relatif banyak dan semua menawarkan diklat guru bahkan ada juga yang menawarkan diklat pendekar, dari semua yang ada penulis tetap komitmen untuk berlatih secara rutin dan konsisten mengenai materi pernafasan yang penulis pernah berlatih dan materi beladiri fisik dari seorang Guru Besar yang menurut penulis, orang tersebut bernama : Mas RM. Ronggowarsito, sekarang tinggal di Jogjakarta, beliau sangat mumpuni dalam beladiri fisik dan non fisik, dari wejangan beliau kami boleh dan bisa tafsirkan bahwa semua yang diajarkan dalam pernafasan tenaga dalam, pasti ada manfaatnya bagi diri penulis, dari pengamalan tersebut kalau boleh penulis sampaikan bahwa materi pernafasan tenaga dalam di bagi yaitu yang pertama untuk mendukung kekuatan beladiri fisik, dan yang kedua mendukung kekuatan/power beladiri non fisik, disini penulis akan membahas tentang materi yang mendukung beladiri fisik, di bawah ini akan kami tampilkan video tentang contoh Mas Galih sedang mematah besi dragon :


Seperti yang kita lihat di di atas, gerakan lembut dari Mas Galih, bisa mematahkan besi dragon, luar biasa, hal bisa para praktisi lakukan juga sendiri dirumah dan akan terus melekat kekuatan dari tenaga dalam hanya bisa berkurang kekuatannya kalau ternyata para praktisi jarang melakukan pembinaan, oleh karena itu sebelum melakukan benda keras yang perlu kita siapkan adalah  :

  1. Siapkan besi dragon , dan landasanya yang seimbang, (jangan ditiru kalau landasan di video tidak seimbangan kerena itu hanya untuk yang ahli)
  2. Persiapkan Gerakan Nafas yang telah di sampaikan, Pembersih, Penyerapan, pembuka 1, Pembuka 2, Garuda 1, dan lain-lain yang telah kami tulis sebelumnya
  3. Ditutup dengan Gerakan Nafas Pelapis Tubuh, maka secara fiik anda para praktisi telah siap secara fisik melakukan patahan besi dragon tersebut, hanya karena melihat besi dragon menjadikan mental anda jadi drop/turun,
  4. Untuk itu diperlukan kesiapan mental yang kuat, maka persiapan diri untuk melakukan menditasi diri, kalau sudah maka anda telah siap melakukan patah besi draagon, dengan melakukan hisap di dada kejangan lengan tangan salurkan energinya, (lihat gerakan tangan di video tutorialnya) selamat mencoba dan jang pernah turun semangat hanya bila mengalami kegagalan, dan terus mencoba.



Demikian kiat dan tata cara yang bisa kami sampaikan, selamat mencoba dan jangan patah semangat bila mengalami kegagalan, ingat dengan rajin pembinaan pernafasan sesuai meteri garakan nafasnya, pasti besi dragon bisa patah.

Salam Persaudaraan.

Jumat, 19 Juni 2015

HIDUP SEJATI MENURUT SYEKH SITI JENAR

Dalam sejarah perkembangan Islam khususnya yang ada di tanah Jawa kita pasti mengenal tokoj yang satu ini yang bernama Syekh Siti Jenar dan selama hidupnya Syekh Siti Jenar memberikan pandangan tentang hidup sejati, Dan Menurutnya, hidup sejati hanya bisa diraih apabila manusia telah melepas nyawa dan menyatu dengan Dzat Alloh secara sempurna. Karena itu, hidup di dunia dianggapnya " KEMATIAN" karena hidup di dunia tidak langgeng. Pada mulanya, pendapat ini ditentang oleh ali Songo. Bahkan, pendapat inilah yang menyebabkan eksekusi mati bagi Syekh Siti Jenar. Namun, belakangan, para wali Songo menyadari akan kesalahannya dan menganggap ajarannya Syekh Siti Jenar tidaklah salah, Hanya saja, tidak boleh diajarkan secara sembarangan kepada semua orang.Inilah yang membedakan antara Syekh Siti Jenar dan Wali Sango. Syeks Siti Jenar mengajarkan hidup sejati dengan terang-terangan dan mengetahui tanpa basa-basi. Syeks Siti Jenar menjelaskan makna hidup tersebut secara terbuka, dan siapapun boleh mengetahuinya. Dan dalam mengajarnya, Syekh Siti Jenar tidak perlu berputar-putar terlebih dahulu, tapi langsung ke intinya, beda dengan Wali Songo yang memulainya dengan pemahaman yang paing bawah, lalu secara perlahan naik, hingga akhirnya sampai pada intinya. Bahkan oleh Ranggawarsito ajaran makrifat yang pada mulanya dirahasiakan oleh para Wali Songo ini dibuka secara umum dalam bentuk tulisan, semua boleh mengamalkannya, namun tetap memperhatikan tata caranya.. Dan pandangan Syekh Siti Jenar tentang hidup sejati itu tempatnya ada di dalam "uni nong ana nung". Inilah kehidupan sejati yang diajarkan oleh Syekh Siti Jenar, seseorang yang tidak bisa memosisikan diri di dalam "uni nong ana nung", ini berarti manusia tersebut belum tahu akan hidup, sama dengan bangkai yang berjalan.














"uni nong ana nung" ini adalah Dzat Alloh, yakni "AKU". Dalam ajaran "Martabat Tujuh, keadaan ini samaa dengan Martabar Abadiyah, yaitu tingkatan pertama penampakan Tuhan. Dalam keadaan ini Alloh hanya digambarkan sebagai dzat semata, dan tidak memiliki nama untuk menyebut DIRINYA, karena itu Syekh Siti Jenar berani mengatakan bahwa nama Alloh ada karena dzikir yang dilakukan oleh manusia.

Seseorang yang hendak mencapai kehidupan yang sejati, manusia harus mengetahui hakekat dirinya. Para pengamal makrifat memberi ungkapan, "Man'arafa nafsabu faqad'arafa rabbabu" artinya barang siapa sudah mengetaahui dirinya maka dia sudah mengenal Tuhannya. Ungkapan tersebut mengandung pesan bahwa tidak mungkin seseorang akan dapat mengenal Tuhannya, jika ia tidak mengenal hakikat dirinya, sesorang dapat memulainya dari bawah ke atas, yang diistilahkan taraqi atau mendaki, yang dimulai dari tingkat paling bawah dalam Martabat Tujuh, lalu terus naik hingga sampailah pada tingkatan yang tertinggi.

Awalnya seseorang akan mengenal dirinya sebagai manusia secara jasmani. Lalu mengenal dirinya sebagai bangunan jiwa dengan segala pernak-perniknya. Kemudian ia mengenal dirinya sebagai roh. Setelah itu ia mengenal dirinya sebagai satu kesatuan alam semesta /Makrokosmos, yakni Nur Muhammad. Hingga akhirnya ia mengenal diri sesungguhnya. Dan Selanjutnya ia melebur jasmani dan rohaninya, dan lenyap dalam Dzat Alloh yang nyata, sehingga hilanglah seemua yang ia rasakan kerena Dzat Alloh Yang Satu. , itulah hakekat kehidupan, hidup sejati yang dicapai melalui pelenyapan diri yang sekaligus penyatuan dalam Dzat Alloh Yang Mulia inilah ayng disebut dengan "MANUNGGALING KAWULA GUSTI" , yang penuh misteri hanya orang-orang terpilihlah yang hanya bisa merasakan.

PEMBANGKIT YANG KE 3

Jadi apa yang kita lakukan pada meteri Gerakan Pembengkit Yang Ke 2, yang telah kita praktekan dan perdalam bersama-sama, meudah-mudahan sudah memberi mafaat yang baik pada beladiri ini, dalam melatih Gerakan Pembangkita Yang Ke 3, kita harus tetap semangat dalam melakukan Gerakan Pembangkit, ini sangat diperlukan dalam rangkaian gerakan kebeladirian karena adanya gerakan yang mengeksploitasi gerakan kuda - kuda yang dalam hal ini tanpi kita kita sadari ternyata memberi manfaat yangbesar dalam diri praktisi, jadi di dalam beladiri sangat di tekankan akan adanya pentingnya kuda-kuda dalam melakukan latihan dan dalam pertarungan yang sesungguhnya, yang bahkan hanya melihat kuda-kudanya saja seorang yang ahli dalam berladiri bisa menganalisis siapakah yang menang dalam pertarungan, adapun gerakan Pembangkit Yang 3 ini akan kami jabarkan dalam bentuk materi tulis dan akan kami sertakan bentuk tutorial videonya :

Belajar tenaga dalam pembangkit ke 3
Persiapkan bentuk kuda-kuda kaki kiri depan, dengan posisi  tangan kanan mengepal ada disamping dada, dan tangn kiri ada depan dada dengan jari-jari terbuka, kemudian gesekkan kaki kanan mendekati kaki kiri kita dengan posisi kaki masing sama tingginya dengan posisi kuda-kuda, yang selanjutnya gerakkan kaki kanan ke depan,

Lalu kedua tangan  kita gerakan tangn kiri ada di depan pusuar membuka jari-jari menghadap ke atas, dan tangan kanan jari-jari terbuka dengan menghadap kebawah gerakan gesakan lalu berganti posisi tangan kiri mengepal dan tangan kanan jari-jari terbuka di depan dada dan nafas dikeluarkan melalui mulut, dan siap untuk dilakukan gerakan berikutnya.

Perhatikan tutorial videonya yang telah kami persiapkan berikut ini :



Dengan materi gerakan yang ada ini yang kurang lebih ada 9 macam gerakan, akan kita lakukan dengan baik dan teratur sehingga menjadikan beladiri kita menjadi terasah dengan baik pula, para praktisi jaga diri dariperbuatan yang merusak hindari perbuatan yang tercela, dalam kehidupan ini sangat merugikan diri sendiri, atau orang lain. Semangat berlatih dan jangan pernah putus asa dan selalu berfikir positif dalam menjalani kehidupan yang maha penuh dengan persaingan.

Salam Persaudaraan.

PEMBANGKIT YANG KE 2

Dilihat dari materi Pembangkit Yang Ke 1, yang telah kita praktekan bersama, memang belum ada yang mengalami perubahan, tetapi apa sekarang waktunya untuk mencoba dan mempraktekkan dari Gerakan Pembangkit Yang Ke 2, ini sangat diperlukan dalam rangkaian gerakan kebeladirian karena adanya gerakan yang mengeksploitai gerakan kuda - kuda yang dalam hal ini tanpi kita kita sadari ternyata memberi manfaat yang besar dalam diri praktisi, jadi di dalam beladiri sangat di tekankan akan adanya pentingnya kuda-kuda dalam melakukan latihan dan dalam pertarungan yang sesungguhnya, yang bahkan hanya melihat kuda-kudanya saja yseorang yang ahli dalam berladiri bisa menganalisis siapakah yang menang dalam pertarungan, adapun gerakan Pembangkit Yang Ke 2 ini akan kami jabarkan dalam bentuk materi tulis dan akan kami sertakan bentuk tutorial videonya :

Belajar tenaga dalam pembangkit ke 2
  1. Persiapkan bentuk kuda-kuda kaki kiri depan, dengan posisi kedua tangan ada didepan dada, kemudian gesekkan kaki kanan mendekati kaki kiri kita dengan posisi kaki masing sama tingginya dengan posisi kuda-kuda, yang selanjutnya,
  2. Kedua tangan kita kita gerakan didepan dengan posisi telapak tangan terbuka, bersamaan dengan kaki kanan digesekan ke depan, lalu bersamaan  dengan nafas dikeluarkan melalui mulut, dan siap untuk dilakukan gerakan berikutnya.




Dari materi ini gerakan ini, kami berharap bisa dilakukan dengan baik dan porposional, yang nantinya bisa berdampak baik pada gerakan fisik kita. Dengan materi gerakan yang ada ini yang kurang lebih ada 9 macam gerakan, akan kita lakukan dengan baik dan teratur sehingga menjadikan beladiri kita menjadi terasah dengan baik pula, para paraktisi jaga diri dari perbuatan yang merusak hindari perbuatan molimo, dalam kehidupan ini sangat merugikan diri sendiri, atau orang lain.

Salam Persaudaraan.

PEMBANGKIT YANG KE 1

Dari materi yang akan kita latih adalah materi Gerakan Pembangkit, ini sangat diperlukan dalam rangkaian gerakan kebeladirian karena adanya gerakan yang mengeksploitai gerakan kuda - kuda yang dalam hal ini tanpa kita sadari ternyata memberi manfaat yang besar dalam diri praktisi, jadi di dalam beladiri sangat di tekankan akan adanya pentingnya kuda-kuda dalam melakukan latihan dan dalam pertarungan yang sesungguhnya, yang bahkan hanya melihat kuda-kudanya saja yseorang yang ahli dalam berladiri bisa menganalisis siapakah yang menang dalam pertarungan, adapun gerakan Pembangkit Yang 1 ini akan kami jabarkan dalam bentuk materi tulis dan akan kami sertakan bentuk tutorial videonya :

Belajar tenaga dalam pembangkit ke 2
  1. Persiapkan bentuk kuda-kuda kiri depan, dengan posisi kedua tangan ada didepan lurus, kemudian gesekkan kaki kanan mendekati kaki kiri kita dengan posisi kaki masing sama tingginya dengan posisi kuda-kuda, yang selanjutnya,
  2. Kedua tangan kita kita gerakan kepusar kita dan putarkan pergelangan tangan kita dengan kaki digesekan ke depan lalu kita luruskan kedua tangan kita, dengan nafas dikeluarkan melalui mulut, dan siap untuk dilakukan gerakan berikutnya bergantian dengan kaki kanan dan kiri .

Adapun video tutorialnya bisa praktisi saksikan di sini  :



Dengan materi gerakan yang ada ini yang kurang lebih ada 9 macam gerakan, akan kita lakukan dengan baik dan teratur sehingga menjadikan beladiri kita menjadi terasah dengan baik pula, para paraktisi jaga diri dari perbuatan yang merusak hindari perbuatanan molimo, dalam kehidupan ini sangat merugikan diri sendiri, atau orang lain.

Salam Persaudaraan.