Kamis, 16 Juli 2015

PENDAHULUAN NAFAS PELAPIS TUBUH SEBAGAI PENANGKAL SERANGAN SANTET

Semua yang telah kita pelajari dalam materi penyaluran duduk ini tentu tidak akan maksimal bila kita tidak mempelajari Gerakan Nafas Pelapis Tubuh, karena matari-materi di awal yang kita pelajari masih bersifat power atau kekuatan fisik kebeladirian belaka, seperti matari-materi di awal yang seperti pernah kita sampaikan di depan seperti
Berlatih tenaga dalam pelapis tubuh untuk menangkal santet
  1. Gerakan Nafas Pembesih.
  2. Gerakan Nafas Penyerapan,
  3. Gerakan Nafas Pembuka 1,
  4. Gerakan Nafas Pembuka 2,
  5. Gerakan Nafas Garuda 2,
  6. Gerakan Nafas Garuda 2,
  7. Gerakan Nafas Dinding Baja 1,
  8. Gerakan Nafas Dinding Baja 2,
  9. Gerakan Nafas Tirta Kumala,
  10. Gerakan Nafas An Organik
  11. Gerakan Nafas Naga 1, 
  12. Gerakan Nafas Naga 2,
  13. Gerakan Nafas Bumi,
  14. Gerakan Nafas Sungsang.
Gerakan nafas sebanyak 14 di atas diharapkan benar-benar telah dikuasai baik materi fisik maupun lambaran gerakan nafasnya dengan baik karena di sini penulis berharap setiap praktisi benar-benar mengusai dengan sebaik baiknya, sehingga jangan sampai ditengan praktek nantinya justru melupakan gerakan nafasnya untuk masing - masing gerakan, karena untuk menguasai Gerakan Nafas Pelapis Tubuh, tentunya para praktisi sudah meenguasi gerakan nafas yang berjumlah 14 tersebut, karena gerakan nafas yang ke 14 materi benar-benar memberi manfaat yang baik buat kebugaran dan kesehatan tubuh kita, dari segi fisik secara tidak kita sadari terutama tubuh kita telah diberi kesehatan selalu serta bugar dan tampak kembali sehat, itulah yang selama ini bisa penulis rasakan manfaatnya dengan baik, tentunya kita tidak melupakan rasa syukur kita pada Sang Pencipta yang telah melimpahkan kesehatan dan kebugaran pada.

Kita menguasai Gerakan Nafas Pelapis Tubuh pada intinya gerakan nafas ini memang telah  sampai dan waktunya untuk dikuasai oleh para praktisi, adapun manfaat yang seperti telah disampaikan di depan pada kenyataannya manfaat yang secara langsung adalah telah adanya pelapis dan pelindung dalam SERANGAN SANTET TINGKAT 1, yang memang selama ini ingin kita kuasai dengan baik, dan benar, jadi pada penguasaan ke 14 materi di atas sebagai penutup adalah Menguasai Gerakan Nafas Pelapis Tubuh sekaligus sebagai pengkal serangan santet / ghaib, hail ini di zaman yang serba modern ini memang menurut akal bahwa serangan sentet tidak masuk akal, tetapi kejadian di sekitar kita banyak melihat kejadian yang benar terjadi bahwa kita bisa diserang dengan santet, maka inilah yang harus nya kita bisa menghindarinya bahkan bisa menolak dengan materi Gerakan Nafas Pelapis Tubuh ini. Terlebih lagi kita sebagai manusia yang ber Ketuhanan pasti kita di ajak untuk berlindung kepadanya dari perbuatan setan, orang yang buat jahil, dan hanya saja kalau kita orang muslim dalam melaksanakan sholat menghubungkan seorang Mukminin dengan Alloh, Tuhan Maha Pencipta. Hal ini merupakan perilaku kihidupan seorang Mukminin yang berahklak mulia. Jadi seorang Mukmin selalu senantiasa melakukan hubungan dengan Alloh, dan bahkan bercakap-cakap dengan Alloh, seolah-olah wujud Alloh berada dihadapan kita. Ia menyatakan sikap hidupnya yang selalu memohon pertolonngan dan bimbingan bagi perjalanan hidupnya. Sholad yang berulang kali  dikerjakan menyebabkan ia selalu ingat kepada Alloh, ia merasakan bahwa Alloh selalu berada didekatnya, kalau telah demikian bagaimana bisa kalau kita bisa diserang dengan SANTET, bahkan kita akan selalu dalam pengawasan Alloh disamping itu dengan melakukan Gerakan Pelapis Tubuh secara fisik kita telah melindungi diri kita tentu dengan seijin Alloh, karena hanya orang-orang yang Bertuhan dan mengakui Alloh saja yang akan bisa menguasai Ilmu Gerakan Pelapis Tubuh.

Salam Persaudaraan.

PERNAFASAN RELAKSASI DALAM DIRI

Pernafasan relaksasi dalam diri
Memang banyak macam-macam pernafasan relaksasi, dan kita mengenalkan relaksasi yang sedarhana, serta kita perlu mengingat bahwa untuk materi-materi yang kita latih adalah materi yang secara fisik begitu sangat menguras energi, oleh karena itu karena kerasnya fisik yang kita forsir maka kita perlu untuk membuat fisik kita tenang untuk sementara waktu biar energi kita tetap terjaga secara untuh, oleh karena itu kita akan mencoba untuk melatih pernafassan relaksasi, yang secara umum kita mengenal cara-cara biar fisik kita bisa rileks, baik secara fisik ataupun non fisik, karena sebenarnya kelelahan fisik kita berkaitan erat dengan kelelahan non fisik kita, kalau kita lelah secara fisik dengan istirahat saja mungkin kita bisa menghilangkan kelelahan kita, tetapi kalau non fisik kita yang lelah maka kegiatan pernafasan ralaksasi ini bisa kita lakukan untuk meredam kelelahan-kelelahan yang mungkin ada, oleh karenanya kita perlu memperkenalkan pernafasan ini bagi para praktisi, dan di bawah ini adalah tata cara yang kita lakukan untuk menjalani nafas relaksasi, sebagai berikut  :




  • Persiapkan posisi dengan awalan SEGITIGA KOSENTRASI



  • Dilanjutkan dengan hisap nafas lewat hidung bersamaan dengan gerakan ke 2 tangan rileks ke atas lurus ketemu diatas kepala dengan tangan kanan mengepal dan tangan kiri terbuka jari rapat, mulai tahan nafas di dada,



  • Dan dilanjutkan dengan gerakan ke kedua tangan tadi rileks turun di depan dada, masih dalam posisi tahan nafas di dada

    , setelah itu rileks kan tangan luruskan ke dua kaki kita luruskan dan mulai tidurkan tubuh kita pelan-pelan saja,



  • Dalam posisi tahan nafas ini, konsentrasi kita ikuti gerakan nafas kita naik dan turunnya nafas kita, dan selanjutnya kita konsentrasikan tangan kiri kita setelah dalam beberapa saat maka kita pindahkan konsentrasi kita ke tangan kanan kita untuk beberapa saat,



  • Setelah itu kita lanjutkan konsentrasi ada dikening kita untuk beberapa saat, setelah itu kita pindahkan konsentrasi kita kita pindahkan ke ubun-ubun kita, sambil kita lafadskan secara berulang-ulang dalam hati kita dengan lafads "DINAFASku DZAD SUCI DARI ALLAH",



  • Setelah beberapa saat kita melakukannya maka bila sudah kita anggap cukup maka kita untuk mengerakan pelan-pelan kaki, selanjutnya tangan kita, selanjutnya buka mata pelan-pelan, dan selannjutnya tumbuhkan kesadaran kita secara utuh rileks.

  • Dari apa yang penulis telah sampaikan mengenai pernafasan relaksasi dasar, mudah-mudahan bermanfaat bagi para praktisi.

    Salam Persaudaraan